Showing posts with label itu. Show all posts
Showing posts with label itu. Show all posts

Tuesday, April 15, 2014

Sukses itu Sederhana Tapi Tidak Mudah

Sukses itu Sederhana Tapi Tidak Mudah - Sukses tercapai oleh sebuah pola sederhana. Siapapun yang bisa menjalankan pola ini, maka sukses jadi kenyataan. Siapa yang cepat menjalankan polanya, suksesnya pun diraih cepat.

Kondisi awal, memang berpengaruh, tapi tidak lebih menentukan dari proses menjalankan polanya.Orang miskin dan orang kaya lebih cepat mana meraih sukses? Bila hanya menghitung kondisi awal, maka orang kaya jawabannya. Tapi penentunya bukan kondisi awal, tapi proses menjalankan polanya. Orang miskin yang lebih cepat menjalankan pola sukses dari orang kaya, akan meraih sukses lebih cepat pula.

Nah, bagaimana pola sukses itu? Ada 5 tahap yang membentuk pola sukses, yaitu:

1.Keyakinan Diri yang Positif

Segalanya berawal dari sini. Ini citra diri anda. Self image. Ini berkaitan dengan bagaimana anda meyakini diri anda sendiri? Apakah anda manusia yang dilahirkan untuk sukses atau untuk gagal? Anda orang baik atau orang buruk? Anda ganteng / cantik atau buruk rupa? Anda layak kaya atau layak miskin? Anda merasa sebagai orang kelas bawah, kelas menengah atau kelas atas? Ketika berhadapan dengan orang lain, anda merasa diri anda di atas, sejajar atau di atasnya? Juga berkaitan dengan anda merasa diri anda pengikut yang baik atau pemimpin yang hebat? Merasa punya semua bakat dan potensi yang dibutuhkan atau tidak?

Nah, kesuksesan diawali dari keyakinan positif atas diri sendiri. Anda yakin anda dilahirkan untuk sukses. Anda orang baik. Anda ganteng / cantik. Anda layak kaya dan menjadi orang kelas atas. Anda percaya diri berhadapan dengan orang lain. Tidak rendah diri. Tidak juga sombong. Anda layak menjadi pemimpin hebat. Anda pun yakin sekali anda dianugerahi bakat dan potensi yang cukup untuk meraih sukses yang anda inginkan.

Kenapa ini penting? Karena hanya orang yang yakin bahwa dirinya layak sukses yang akan meraih sukses itu. Iya kan?

2.Melakukan Keharusan.

Langkah kedua adalah melakukan keharusan. Dari keharusan yang mendasar dan sederhana sampai melakukan keharusan yang sulit dan rumit. Keharusan – yang paling sederhana sekalipun – biasanya tidak menyenangkan. Tapi sangat baik bila dilakukan.

Keharusan ini bersifat seperti imunisasi. Bayi harus diimunisasi. Ini sebuah keharusan. Sakit rasanya, tapi menguatkan. Sedih melihatnya, tapi harus melakukannya. Resiko lebih besar harus ditanggung bila keharusan ini tak dilakukan.

Setiap orang harus bangun pagi-pagi. Setiap orang harus berolahraga. Setiap orang harus makan makanan sehat dan bergizi. Setiap orang harus bisa mengurus dirinya sendiri. Setiap orang harus bisa berpikir. Setiap orang harus bisa memecahkan masalah. Setiap orang harus terus belajar. Itulah beberapa keharusan yang mendasar.

Bila anda karyawan, anda harus disiplin. Taat aturan. Betapa pun aturan itu membuat anda kesal. Bila anda pebisnis, anda harus punya nilai lebih. Betapa pun sulitnya memiliki nilai lebih itu. Bila anda atlet, anda harus keras berlatih. Meski itu melelahkan.

Nah, bisakah anda meraih sukses bila anda tak bisa melakukan keharusan anda? Tidak!!! 100% tidak bisa sukses.

3.Membentuk Kebiasaan Positif.

Langkah ketiga adalah hasil langkah kedua yang benar-benar jelas, terus dilakukan berulang-ulang secara konsisten. Setiap orang harus bangun pagi. Maka pagi bisa berarti pukul empat, lima, enam, tujuh, delapan atau bahkan sembilan. Bila anda bangun tidur pukul empat di hari Senin, pukul tujuh di hari Selasa, pukul lima di hari Rabu, pukul delapan di hari Kamis, maka anda baru melakukan keharusan. Keharusan anda belum menjadi kebiasaan. Ketika anda secara konsisten – setiap hari – bangun pukul empat, itulah kebiasaan. Sebuah kebiasaan positif harus benar-benar jelas.

Ketika melihat orang kecelakaan, anda sigap membantu. Anda melakukan keharusan anda. Tapi hal ini tak terjadi setiap hari, kan? Maka ini bukan kebiasaan. Mematikan lampu yang tak digunakan adalah keharusan. Selalu mematikan lampu yang tak digunakan adalah kebiasaan. Nah, keharusan dan kebiasaan dibedakan oleh satu kata saja : selalu. Satu kata yang benar-benar sangat menentukan.

Keyakinan positif, Melakukan keharusan dan Membentuk kebiasaan positif adalah fondasi sukses anda. Ia seperti batu, pasir dan semen dalam fondasi rumah. Salah satu kurang, fondasi tak kuat. Rumah tak bisa dibangun di atas fondasi yang rapuh. Sukses pun begitu. Hanya bisa diraih bila fondasinya kuat.

4.Membentuk Kebiasaan Produktif

Kebiasaan produktif berbeda dengan kebiasaan positif. Kebiasaan positif berarti tidak negatif, tidak merugikan, dan menyenangkan, tapi tidak menghasilkan kemajuan secara langsung. Kesuksesan diraih secara langsung oleh kebiasaan produktif.

Membaca buku itu positif. Apakah produktif? Tidak. Menulis buku lah yang produktif. Hasilnya jelas sebuah buku. Anda mungkin berpendapat, membaca buku kan menghasilkan pengetahuan. Jadi ada hasilnya. Ada produknya. Anda benar. Tapi produknya masih di tahap mental, bukan fisikal. Maka bila baru di tahap mental, belum bisa dikatakan produktif. Secara mental, anda bisa sangat paham tentang penjualan. Produktif? Belum. Jadi produktif bila anda telah menjual sesuatu. Dan sesuatu yang anda jual itu ada yang beli.

Apakah ini membuat produktif lebih penting dari positif? Jelas tidak. Anda akan sangat sulit untuk bisa produktif, bila anda tidak positif.

5. Berkompetisi.

Kebiasaan produktif akan menghantarkan anda pada sukses. Tetapi untuk bisa bertahan dalam kesuksesan, anda harus siap dan mampu berkompetisi. Tanpa ini, sukses hanya sekejap. Orang sukses adalah orang yang senang berkompetisi. Bersemangat ketika ada saingan. Terpacu ketika ada lawan. Tetap rendah hati ketika menang. Segera bangkit ketika dikalahkan. Maka keyakinan, pelaksanaan keharusan, kebiasaan positif dan kebiasaan produktif benar-benar diuji. Inilah ujian sebenarnya dari sebuah kesuksesan.

"Meraih sukses sulit. Mempertahankan kesuksesan jauh lebih sulit. Maka sadari lah bahwa semua kesulitan itu memang sebuah kelayakan untuk orang hebat seperti anda"

sumber: KASKUS

Thursday, December 19, 2013

Dani Sukma Itu Nama Saya

dani sukma

Dani Sukma Itu Nama Saya


blogspot.com - Dani Sukma Itu Nama Saya. :) he2.. posting ini dibuat untuk mengejar KW nama saya pribadi di mesin pencari google yaitu dani sukma. Walaupun usia ABG sudah expired beberapa tahun yang lalu, tapi sangat manusiawi kalau saya juga ingin tampil exsis.

Siapa sih dani sukma itu ?


Coba ketikkan dani sukma di mesin pencari google dan hasilnya muncul beberapa orang dengan nama yang hampir sama, seperti dani sukma as, dani sukma julian sandi dll. dan beruntungnya saya yang terlebih dahulu membuat akun FB dengan nama tersebut sehingga akun FB saya berada di ranking 1 pejwan google.Salam hormat untuk agan-agan dani sukma yang lain.

Menurut referensi dari beberapa sumber, sangat tabu untuk men-share data pribadi di internet, yang saya lakukan hanya berusaha membuat blog ini lebih terkesan personal. jadi mohon kerja samanya ya. selain itu juga masih dalam rangka belajar SEO posting blog.

Jadi dani sukma adalah seorang..


Seorang manusia berjenis kelamin pria he2..itu fakta yang tidak dapat terbantahkan.ok sekian posting yang berjudul dani sukma ini semoga dapat bermanfaat.Bantu saya meningkatkan trafik ya dengan meng-klik link-link posting dibawah ini.

cara mengetahui ranking web
cara meraup dollar dari internet

Sunday, December 8, 2013

Macam Macam Penyakit Lupus Apa Itu Lupus

Penyakit LupusDi artikel ini saya akan membahas jenis-jenis penyakit lupus. Tapi sebelumnya mari kita bahas sedikit tentang apa itu penyakit lupus? Lupus adalah sejenis penyakit autoimun yang ditandai dengan peradangan kronis dan serangan terhadap jaringan dan organ tubuh. Hal ini juga dapat dianggap sebagai jenis penyakit arthritis.

Gejala penyakit lupus bervariasi pada setiap orang. Namun, penyakit ini memiliki tanda dan gejala umum seperti sering kelahan, demam, nyeri sendi, dan kaku. Berikutnya terdapat ruam berbentuk kupu-kupu di pipi dan hidung, nyeri dada, sesak napas, sakit kepala, kebingungan, dan lesi kulit yang memburuk saat terkena sinar matahari.

Dan berikut ini beberapa jenis penyakit lupus seperti dikutip Gen22 dari laman SymptomFind:

1. Systemic Lupus Erythematosus (SLE)

Lupus jenis ini eritematosus sistemik adalah bentuk paling umum dari lupus. SLE memengaruhi beberapa organ tubuh sekaligus, dan dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan menyebabkan peradangan. Sedangkan penyebabnya belum diketahui sampai sekarang. Lupus jenis ini diyakini memiliki faktor genetik, faktor lingkungan, dan hormonal. SLE juga mendominasi sekitar 70 persen dari semua kasus lupus di dunia.

2. Drug-Induced Lupus Erythematosus

Bentuk lupus ini, sesuai dengan namanya, dipicu oleh obat-obatan tertentu. Tanda-tanda dan gejala yang khas lupus ini termasuk nyeri sendi, nyeri otot, dan demam. Bagaimanapun, lupus jenis ini memengaruhi tubuh secara sistemik, sehingga organ-organ lain tidak terpengaruh.

Lupus ini dipicu sebagian besarnya karena kondisi kronis penyakit lainnya. Misalnya seseorang suka menderita kejang, rheumatoid arthritis, TBC, detak jantung yang tidak teratur, dan tekanan darah tinggi. Setelah pemakaian obat dihentikan, gejala lupus biasanya akan hilang dalam waktu enam bulan. Perlu dicatat bahwa lupus yang bergantung pada obat-obat tertentu ini tidak akan menempatkan seseorang pada risiko yang lebih tinggi terkena lupus.

3. Childhood Lupus

Bentuk lupus ini umumnya memengaruhi anak-anak dalam cara yang sama seperti lupus yang mempengaruhi orang dewasa. Hal ini dapat lebih spesifik pada anak-anak, namun, lupus pada anak lebih berdampak serius memengaruhi ginjal dibandingkan organ lain.

Lupus childhood juga terjadi dan berkembang lebih sering daripada lupus dewasa. Tanda dan gejalanya sama dengan SLE. Lupus jenis ini lebih sulit diobati. Dokter sering kali mengingatkan risiko lupus ini bisa diderita sang anak dalam jangka panjang, apalagi jika si anak menjalani terapi dan obat-obatan. Beberapa obat dapat menyebabkan efek samping yang dapat memengaruhi anak di kemudian hari.

Lupus bisa menjadi penyakit melemahkan yang dapat menurunkan kualitas kesehatan individu secara drastis. Meskipun tidak ada pengobatan definitif saat ini atau obat, namun lupus dapat dikelola secara efektif untuk mengurangi efek memburuknya.

Karena tanda-tanda dan gejala untuk lupus bisa mirip dengan penyakit lain, ada baiknya anda mencari orang yang mengerti tentang penyakit ini. Tujuannya, untuk menghindari kesalahan diagnosis. Jika Anda mencurigai diri anda memiliki lupus atau mengalami gejalanya, pastikan memeriksakan kesehatan anda kepada dokter profesional.

4. Neonatal Lupus Erythematosus (NLE)

Ini adalah suatu bentuk lupus yang paling jarang terjadi. Lupus jenis ini berpotensi memengaruhi bayi yang lahir dari ibu yang menderita lupus. Ini terjadi ketika antibodi lupus ibu bereaksi atas bayi dalam kandungan. Sehingga setelah lahir, bayi dapat memiliki ruam kulit, tingkat sel darah putih yang rendah, dan masalah hati.

Dalam kebanyakan kasus, bayi yang terkena lupus jenis ini akan pulih pada akhirnya. Ini artinya, efeknya tidak seumur hidup. Dalam beberapa kasus, NLE dapat menyebabkan cacat jantung. Bayi anda mungkin memerlukan alat pacu jantung semasa hidupnya. Anda sebaiknya membicarakan dengan dokter anda tentang lupus jenis ini.

5. Cutaneous Lupus Erythematosus (CLE)

Jenis lupus ini terbatas pada penampakan kulit, tetapi juga dapat terjadi bersama dengan lupus jenis SLE. Gejala lupus terbatas pada kulit berupa ruam, lesi, kehilangan rambut, pembuluh darah melebar (sehingga mereka dapat dilihat melalui kulit), bisul, dan kepekaan terhadap matahari. Ada tiga jenis CLE.

Pertama, subacute cutaneous lupus erythematosus (SCLE). Jenis lupus ini menyebabkan 10 persen dari kesleuruhan lupus CLE. Sebanyak 50 persen dari individu yang terkena SCLE akhirnya berkembang menjadi lupus jenis SLE. Meskipun ada lesi kulit terkait dengan SCLE, lesi tersebut biasanya tidak meninggalkan bekas.

Kedua, discoid cutaneous lupus erythematosus atau DLE. Bentuk kulit ditandai dengan warna merah, ruam kulit semakin jelas dan akhirnya menjadi bersisik atau berubah menjadi warna coklat tua. Mereka yang menderita DLE sebagian besarnya ruam ini muncul di wajah dan kulit kepal. Lesi juga bisa muncul sebagai bentuk luka di mulut atau hidung, dan dapat meninggalkan bekas luka. Saat ini, tidak ada korelasi apakah DLE dapat menyebabkan SLE di kemudian hari.

Ketiga, tumid lupus. Lupus jenis ini menyebabkan pembengkakan pada kulit. Individu yang terkena tumid lupus biasanya badannya membengkak, misalnya saat terkena sinar matahari. Pada tubuhnya kemudian terdapat plak.

Oke, itu dia penjelasan mengenai jenis penyakit lupus. Tunggu artikel selanjutnya mengenai penyebab, gejala dan pengobatan penyakit lupus.

Tuesday, October 29, 2013

Ternyata Makan Secukupnya Itu Mampu Tingkatkan Ingatan


islampos_buah-buahan

MASIH suka memakan makanan dengan kalori berlebih atau bahkan sangat menghindari makanan berkarbohidrat? Sekali-kali mungkin tidak berpengaruh besar, tapi hati-hati jika keseringan akan berakibat fatal.

Sebuah studi baru-baru ini menegaskan bahwa diet rendah kalori berarti membantu kerja memori lebih baik. Begitu juga dengan orang tua yang melakukan diet rendah kalori akan membantu meningkatkan memori mereka. Sebuah penelitian ilmiah baru-baru telah menemukan bahwa diet rendah kalori sangat signifikan untuk meningkatkan memori manusia terutama orang tua.

Para peneliti di University of Munster di Jerman telah menemukan bahwa partisipan dalam penelitian dari laki-laki maupun perempuan yang mengikuti diet rendah kalori menunjukkan kinerja terbaik dalam tes memori verbal dibandingkan dengan orang yang tidak mengikuti diet yang sama.

Veronica Witt bersama dengan tim peneliti dari universitas itu mengatakan bahwa hasilnya adalah bukti ilmiah pertama yang menunjukkan bahwa diet rendah kalori membantu meningkatkan memori orang dewasa. Sebuah studi sebelumnya yang dilakukan pada hewan juga menunjukkan bahwa mengikuti diet rendah kalori serta diet lain yang kaya lemak ‘sehat’ melindungi otak dari gejala penuaan.

Penelitian yang berlangsung selama tiga bulan, dilakukan terhadap 50 pria dan wanita gemuk yang rata-rata berusia sekitar 60 tahun. Para peserta dibagi menjadi tiga kelompok:
Kelompok pertama dibatasi untuk diet kalori 30%. Diet kelompok kedua mengandalkan lebih banyak asam lemak tak jenuh seperti minyak zaitun dan jenis ikan tertentu. Kelompok ketiga tidak mengikuti diet tertentu dan disebut sebagai kelompok ‘kontrol’.

Tiga bulan kemudian, kelompok pertama menunjukkan peningkatan yang jelas dalam tes memori verbal serta kemampuan untuk mengingat kata-kata berbeda halnya dengan  kelompok kedua dan ketiga, yang tidak menunjukkan perbaikan memori terhadap apa yang pernah terjadi.

Para peneliti mengatakan bahwa hasil saat ini mungkin membantu mengembangkan strategi pencegahan terbaru dan perawatan untuk melindungi kesehatan otak dan memori ketika mulai menua. Penelitian ini mengikuti studi lain yang menurut para peneliti telah menemukan bahwa diet menghindari makanan yang kaya karbohidrat dapat menyebabkan merampas hak otak untuk mendapatkan energi yang dibutuhkan untuk melakukan tugas dengan benar.

Penelitian yang diikuti oleh wanita antara 22 – 55 tahun telah menunjukkan bahwa wanita yang mengikuti diet kalori dalam makanan yang kaya karbohidrat seperti roti, kentang, dan makaroni mengalami kelemahan dalam mengingat hanya satu minggu setelah mengikuti diet tersebut.

Bagaimana diet ini bagi kita sebagai Muslim?
Kita dapat menyimpulkan dari studi ini serta studi lain yang dilakukan oleh ahli gizi bahwa makan secukupnya adalah metode terbaik untuk mengatasi kelaparan berlebihan dan makan berlebihan yang dapat melemahkan memori. Apa solusinya?

Berikut ini firman Allah yang menerangkan kepada kita untuk bersikap moderat, tidak berlebihan.

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raaf: 31).

Adapun orang-orang yang mengikuti diet berlebihan dan kelaparan mencegah diri dari bersikap sederhana, para ilmuwan menyatakan bahwa diet tersebut memiliki konsekuensi serius seperti kekebalan yang rendah, memori yang lemah, dan gangguan psikologis. Oleh karena itu, Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur’an:

“Katakanlah: “Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?” Katakanlah: “Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat.” Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.” (QS. Al-A’raaf: 32).

Kemudian ayat berikutnya menerangkan:
“Katakanlah: “Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. Al-A’raaf: 33).

Saudara-saudara, mari kita renungkan sistem yang seimbang dan moderat ini. Islam yang datang 14 abad yang lalu mampu menunjukkan hal yang terjadi kini, kepada manusia modern lewat Al-Qur’an-firman Allah Swt. Ketika manusia melakukan perbuatan memalukan, mendustakan Allah, dan mengumumkan perbuatan memalukan, itu dianggap sebagai jenis terburuk dari perilaku agresif dan berlebihan.

Jika kita melihat pada rata-rata kekerasan, bunuh diri, kejahatan, pemerkosaan, dll kita akan melihat bahwa tindakan tersebut sangat tinggi berkaitan dengan masalah pornografi. Islam, oleh karena itu, memerintahkan kita untuk bersikap moderat dan seimbang dalam setiap aspek kehidupan kita, termasuk makanan, minuman, transaksi, dan moral. Allah melarang perzinahan tetapi menghalalkan pernikahan, melarang bunga dan riba tapi menghalalkan perdagangan, melarang limbah dan melakukan pemborosan makanan atau dalam hal apapun tetapi memungkinkan moderasi dan keseimbangan. Dan Islam karena itu adalah keseimbangan. Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:

“Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.” (QS. Al-Baqoroh: 143).

Wallohu A’lam Bishshowwaab.

TeKaPe